Akademisi FK Gelar In House Training di SD IT TopKids Sokaraja

Tim Pengabdian Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat di SD IT TopKids Sokaraja. Tim ini diketuai oleh dr. Ika Murti Harini, M.Sc serta beranggotakan dr. Nur Signa Aini Gumilas, M.Biotech, RR. Diyah Woro DL, S.Psi, MA dan dr. Catharina Widiartini, M.Med,Ed. Sasaran kegiatan ini adalah guru SD IT TopKids Sokaraja. Kegiatan untuk guru SD IT TopKids ini dikemas dalam bentuk pelatihan atau In House Training (IHT) yang dilaksanakan pada hari Kamis, 13 Juli 2017 bertempat di Kampus 2 SD IT TopKids Sokaraja. Kegiatan ini bertema “Penerapan Neurosains dalam Komunikasi Efektif dengan Peserta Didik”.

Acara IHT dimulai pukul 08.00 WIB yang diawali dengan registrasi atau pendaftaran peserta pelatihan. Total jumlah peserta pelatihan yang hadir sebanyak 24 orang terdiri atas guru SD TopKids, TK dan Playgroup yang ada di bawah Yayasan Salsabil Izzatul Ummat. Setelah semua peserta melakukan pendaftaran, acara selanjutnya adalah pembukaan oleh pembawa acara/MC dilanjutkan dengan sambutan dari ketua Tim Pengabdi yang disampaikan oleh dr.Ika Murti Harini, M.Sc. “Perkembangan adalah proses yang sangat penting dalam kehidupan anak. Salah satu upaya yang dilakukan untuk mengoptimalkan perkembangan dan kecerdasan anak adalah dengan melibatkan orangtua dan guru dalam pembelajaran yang mengaplikasikan peran neurosains. Pendidikan di sekolah sama pentingnya dengan pendidikan yang diperoleh di rumah karena selain berinteraksi dengan keluarga di rumah, anak juga berinteraksi dengan guru dan teman sebayanya di sekolah” ujarnya.

Ika Murti juga menyampaikan bahwa guru di sini berperan sangat penting dalam mengoptimalkan perkembangan dan kecerdasan anak. Usia anak di bawah 5 tahun dan usia sekolah dasar (6-12 tahun) juga merupakan usia penting dalam perkembangan karena pada usia ini anak sedang berkembang untuk menemukan identitas dirinya. Guru merupakan orang dewasa yang berperan penting dalam perkembangan anak sehingga perlu diberikan pengetahuan dan ketrampilan untuk lebih mengoptimalkan perkembangan dan kecerdasan anak. Dukungan dari guru di sekolah sangat menentukan hasil perkembangan yang positif pada anak. Mengingat pentingnya proses perkembangan anak usia sekolah ini, maka diperlukan suatu program yang melibatkan orangtua dan guru dalam mengoptimalkan perkembangan dan kecerdasan anak khususnya pada usia sekolah dasar.

Pemateri utama pada kegiatan ini adalah RR. Diyah Woro DL, S.Psi, MA, psikolog yang juga seorang dosen di Fakultas Kedokteran Unsoed. Beliau menyampaikan bahwa salah satu upaya yang dilakukan untuk mengoptimalkan perkembangan dan kecerdasan anak adalah dengan melibatkan orangtua dan guru dalam pembelajaran yang mengaplikasikan peran neurosains. Pendidikan adalah tentang suatu upaya untuk meningkatkan pembelajaran, sedangkan neurosains adalah suatu studi empiris tentang otak dan sistem saraf yang terkait.. Kedua hal tersebut saling terkait erat. Dengan mengaplikasikan peran neorosains ini diharapkan proses pembelajaran pada anak akan berjalan dengan lebih seimbang dan proses perkembangan anak akan menjadi lebih optimal baik perkembangan secara emosi, sosial, kognitif, dan bahasa sebagai bekal untuk mempersiapkan anak untuk sukses di sekolah, di tempat kerja dan masyarakat nantinya.

Selain melalui metode ceramah dan diskusi, kegiatan ini dilakukan juga dalam bentuk roleplay atau bermain peran. Peserta dibagi menjadi 5 kelompok yang terdiri atas 4-5 orang per kelompok. Masing-masing kelompok diberikan 2 kasus dan diberikan waktu 15 menit untuk mengerjakan atau berdiskusi dalam kelompok. Setelah itu, masing-masing kelompok mempresentasikan hasil diskusinya dan memperagakan sesuai peran yang ada dalam kasus. Kelompok lain yang tidak presentasi bertugas untuk memberikan masukan maupun pertanyaan ke kelompok yang sedang presentasi. Hal ini dilakukan secara bergantian sehingga semua kelompok mendapat kesempatan untuk presentasi dan bermain peran.

Melalui kegiatan ini diharapkan terjadi kerjasama antara pihak Sekolah Dasar (SD IT TopKids) dan Institusi Pendidikan (FK UNSOED). Guru SD IT TopkKids Sokaraja bisa mendapatkan manfaat berupa peningkatan pengetahuan dan keilmuan tentang perkembangan anak, kecerdasan anak serta peranan neurosains dalam perkembangan dan kecerdasan anak. Sementara itu, dosen FK UNSOED sebagai tim pengabdi berperan sebagai penyedia informasi ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEKS) dalam rangka menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Maju Terus Pantang Mundur, Tak Kenal Menyerah!

Tags: