Budaya & Karakteristik Masyarakat Banyumas

Bertempat di Ruang kuliah Lt.2 Gedung A Jurusan Fakultas Kedokteran Unsoed, Rabu 05 Juli 2017 pukul 08.30 WIB s.d selesai. Kuliah Blok Indegenous and Behavioral Medicine dengan tema : Budaya & Karakteristik Masyarakat Banyumas dengan mendatangkan pakar Budayawan dan Sastrawan Banyumas Ahmad Tohari.

Dalam perkuliahan tersebut di dampingi dosen Fakultas Kedokteran yang mengampu blok Indegenous and Behavioral Medicine : dr. Hj. Retno Widiastuti,MS, dr. Miko Ferina,MSc dan RR Diyah Woro Dwi Lestari, S.Psi,.MA. Nama Banyumas menunjukkan kepada suatu karakter manusia Banyumas yang selalu berusaha mencapai kejayaan atau meraih masa keemasan. Prinsip hijrah amat mendukung upaya tersebut. Di samping itu, karakter lain yang menonjol adalah suka memberontak terhadap para penguasa dan juga sering konflik di antara mereka sendiri sehingga muncul daerah-daerah pantangan nikah di Banyumas. Masyarakat Banyumas dengan bersendikan bahasa dialek Banyumasan telah membangun budaya egaliter, yaitu mengakui kesepadanan antara anggota warganya. Hal itu berpengaruh pada cara bicara orang Banyumas yang terlalu bebas sehingga kesan yang tampak adalah orang Banyumas itu kasar. Kebebasan tadi agaknya juga terkait dengan kevulgaran orang Banyumas dalam membicarakan masalah seks. Hal lain yang menarik dari manusia Banyumas adalah munculnya budaya afirmatif dan budaya kritis. Kedua budaya tersebut secara langsung melahirkan budaya kambing hitam yang tidak mungkin dihapuskan dalam penulisan sejarah.


FK UNSOED Maju terus pantang menyerah!!!!!!(joyin)

 

Tags: