Sumpah Dokter Periode Ke-38

Permasalahan dan dinamika kesehatan yang ada di masyarakat, senantiasa memiliki tantangan tersendiri. Kompleksitas penyebab serta akibat yang ditimbulkan dari kualitas kesehatan yang ada, tentunya membutuhkan penanganan yang komprehensif, mulai dari kualifikasi dan kompetensi tenaga kesehatan yang mumpuni, hingga cara pandang penanganan dan pengelolaan kesehatan yang menyeluruh di kalangan tenaga kesehatan itu sendiri. Hal ini sejatinya berlaku juga bagi para dokter sebagai profesional kesehatan yang bertanggungjawab di bidang medis.

Kapasitas yang dimiliki dalam menangani pasien seyogyanya disertai dengan kemampuan berinteraksi dengan sesama praktisi kesehatan lainnya termasuk kesadaran akan pentingnya kerja yang bersifat sinergis kolaboratif. Hal ini penting, karena kebersamaan yang profesional sesungguhnya akan dapat memampukan peranannnya secara lebih optimal sebagai elemen strategis dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Demikian isi sambutan Rektor yang  disampaikan oleh Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan / WR II Dr.Nurul Anwar, MS.,Ph.D.
Lebih lanjut Rektor berpesan kepada para dokter yang baru saja diambil sumpahnya, Pertama: Asah terus kecakapan saudara sebagai insan medis sehingga diterima dan diakui kapasitas dan kredibilitasnya sebagai tenaga kesehatan. Kedua: Asah terus kepekaan saudara, dengan menjadikan nilai-nilai kemanusiaan sebagai landasan dalam melayani mereka yang membutuhkan, dan Ketiga: Asah terus kedewasaan saudara, sehingga menjadi pribadi yang tangguh, tidak mudah putus asa/cepat menyerah bila menghadapi kesulitan dalam menjalani kerja profesional kesehatan.

Pada kesempatan yang sama dr. Untung Gunarto, Sp.S, MM selaku Ketua IDI Cabang Banyumas menyampaikan selamat datang di dunia kedokteran bagi para dokter-dokter baru. Beliau berpesan kepada para dokter yang baru, kedepan untuk belajar lagi tentang sosiologi, hukum, dan belajar tentang jurnalis, serta belajar bisnis.
Sementara itu, perwakilan dari Dokter Baru dr.Fikrianisa Safrina yang juga sebagai lulusan terbaik dengan nilai UKMPPD tertinggi yaitu 90,50. Dalam sambutannya menyampaikan bahwa hari ini merupakan hari yang dinantikan setelah melewati proses panjang pendidikan kedokteran. “Menjadi Dokter bukan kebanggaan, tetapi penjagaan (menjaga rela, menjaga ilmu, dan menjaga keseimbangan alam). Dokter bukan hanya kehormatan semata, tetapi kekuatan untuk menebarkan kebaikan, mengakses kebenaran, dan menjaga kerahasiaan. Menjadi Dokter juga menjadi sebuah tantangan untuk mengasah kualitas, dan tantangan untuk menjaga api semangat agar terus tetap menyala hingga akhir perjuangan”, ungkap Fikrianisa. Lebih lanjut disampaikan pula atas nama dokter muda mengucapkan terima kasih kepada pimpinan Universitas, pimpinan Fakultas beserta Dosen, dan Staf Kependidikan.

Pengambilan sumpah kali ini, tercatat 32 orang dokter baru yang diambil sumpahnya. Hadir Dekan, Wakil Dekan, Ketua Jurusan, Senat dan Dewan Prosesi, Direktur RS Margono S, Ketua IDI Kab Banyumas, Kepala Dinas Kesehatan Kab Banyumas, Dosen, Dokter Baru, dan keluarga. Hingga prosesi sumpah dokter di Fakultas Kedokteran Unsoed ini, tercatat 963 dokter yang sudah diambil sumpahnya.

Maju Terus Pantang Mundur, Tak Kenal Menyerah!

Tags: