Purwokerto, Rabu (11 Februari 2026) — Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman bekerja sama dengan SD Al-Irsyad Al-Islamiyyah 01 Purwokerto menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PengMasy) berupa Screening Obesitas pada Anak Sekolah Dasar. Kegiatan ini dilaksanakan di SD Al-Irsyad Al-Islamiyyah 01 Purwokerto dan dimulai pada pukul 08.30 WIB.
Acara diawali dengan pembukaan, dilanjutkan sambutan dari Kepala Sekolah SD Al-Irsyad Al-Islamiyyah 01 Purwokerto, Ustadz Alfian Nur Aziz, S.Pd., yang menyampaikan pentingnya perhatian terhadap kesehatan dan tumbuh kembang anak sejak usia sekolah. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua Tim Pengabdian, dr. Alfi Muntafiah, M.Sc., yang menjelaskan tujuan kegiatan sebagai upaya deteksi dini obesitas pada anak serta peningkatan kesadaran akan gaya hidup sehat.
Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi bertema “Obesitas pada Anak” oleh Dr. dr. Qodri Santosa, Sp.A., MSi.Med, yang membahas pengertian obesitas, faktor risiko, dampak jangka pendek dan panjang, serta pentingnya pencegahan sejak dini melalui pola makan sehat dan aktivitas fisik yang cukup. Tim dokter yang terlibat dalam kegiatan ini yaitu Dr. dr. Qodri Santosa, Sp.A., MSi.Med, dr. Masita Dwi Yuliani, Sp.KFR, dr. Wiwiek Fatchurohmah, M.Sc, dr. Mustofa, M.Sc, dr. Indah Rahmawati, Sp.P.
Setelah sesi materi, kegiatan dilanjutkan dengan screening kesehatan pada siswa kelas 5 yang terdiri dari kelas paralel A, B, C, D, E, dan F. Setiap kelas berjumlah 26 siswa, sehingga total peserta screening sebanyak 153 siswa. Pada pelaksanaannya, setiap kelas didampingi oleh 1 orang dokter dan 2 orang mahasiswa Fakultas Kedokteran.
Pemeriksaan meliputi pengukuran berat badan (BB), tinggi badan (TB), lingkar perut, dan Lingkar Lengan Atas (LILA) yang dilakukan oleh mahasiswa. Selanjutnya, dokter melakukan interpretasi status gizi siswa berdasarkan kriteria World Health Organization (WHO) untuk menentukan kategori status gizi masing-masing peserta.
Sebagai bentuk persiapan dan peningkatan kualitas pelayanan, briefing bagi mahasiswa telah dilaksanakan satu hari sebelum kegiatan, sehingga seluruh tim memiliki pemahaman yang sama terkait alur pemeriksaan dan pencatatan data.
Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat diperoleh gambaran status gizi siswa secara dini serta menjadi dasar edukasi dan tindak lanjut bagi sekolah dan orang tua dalam upaya pencegahan obesitas pada anak. Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata kolaborasi antara institusi pendidikan dasar dan perguruan tinggi dalam mendukung kesehatan anak usia sekolah.